Mencoba Touring Kembali Setelah Sekian Waktu Absen

Setelah beberapa lama tidak touring jarak menengah/jauh pake motor, so kesempatan kali ini saya coba starter si pio kembali untuk menelusuri jarak menengah. Rute seperti biasa menyusuri jalanan pegunungan jawa tengah. Selain kangen motoran lagi, ini berhubung si kebo juga lagi tidak sehat untuk diajak jalan jauh. Jadi biar si kebo istirahat dulu sampai nanti waktunya dibawa ke dokter. 

Rute yang saya lewati dari Boyolali, kemudian naik ke arah Kopeng Salatiga. Namun, saya memilih belok kanan menuju arah Grabag via Sekar Langit. Rute ini cukup mantap buat latihan, karena kontur jalannya yang banyak naik turun dan tikungan curam. Kondisi jalan cukup oke,

Dari Grabag, saya ambil kanan menuju Temanggung via Pringsurat. Masuk ke Temanggung via Kranggan. Dari Temanggung, setelah istirahat sebentar, lanjut meluncur menuju Kecamatan Jumo. Dari Jumo ini, saya ambil kanan menuju Muntung. Ini menghemat beberapa kilometer daripada dari Temanggung naik dulu ke Parakan baru ambil kanan ke arah Muntung/Sukerojo. 

Dari Muntung, saya ambil kanan, tinggal mengikuti jalan hingga Pasar Sukorejo. Dari Sukorejo, saya ambil kiri menuju arah Bawang. Kalau ambil kanan, akan menuju Weleri. Kebanyakan orang dulu ambil kanan. Padahal kalau lewat Bawang, kemudian keluar ke pantura lewat Subah, lebih hemat sekitar 30km daripada muter ke timur lagi lewat Weleri. Sebelum Bawang, saya ambil  kanan menuju Tersono dan Limpung. Dari Limpung saya menuju Kalisalak, kemudian ambil kanan masuk Pantura di sektiaran Subah. Dari Limpung langung ke utara menuju Terminal Banyuputih juga bisa, namun kalau lewat Kalisalak, lebih hemat 3-4 kilometer.

Dari Pantura, saya cusss menuju Pemalang. Perjalanan sekitar 210km dari Boyolali ke Pemalang, saya tempuh total sekitar 6 jam, sudah termasuk istirahat 3×15 menit. Cukup santai juga meski lama tidak motoran jarak segini. Yang paling padat jalanan antara Batang-Pekalongan. Karena memang tidak ada alternatif jalan lain untuk kendaraan besar. Rencana awal kemarin, saya mau lewat Bandar, dimana rutenya adalah melewati Bawang, kemudian cari jalan ke arah Blado, Bandar, Kedungwuni. Nanti bisa ambil jalur lewat Jetak (lewat jembatan kayu) menuju Kajen dan Wiradesa. Tapi karena sudah terlalu sore, akhirnya tidak jadi karena sudah terlalu gelap.

Foto diatas saya ambil pas istirahat sholat di Masjid Al Kautsar di sekitaran Plantungan. 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Silahkan berkomentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.